Travelling Keluarga Tanpa Travel Agent di Singapura.Simak Tipsnya disini !

merlion park singapore

Travelling Keluarga Tanpa Travel Agent di Singapura

Mau pergi travelling ke Singapura ? Tapi tidak mau terikat jadwal tour dari travel agent ?

Sama …. saya dan keluarga juga orang yang tidak suka terikat jadwal travel agent.Alasannya sederhana, mungkin sama dengan apa yang menjadi alasan banyak orang juga.Mau mulai berangkat dari hotel dan pulang kapan saja bebas.Mau makan dimana saja bebas.Mau berapa lama di sebuah tempat perbelanjaan juga kita sendiri yang menentukan waktunya.

Benar-benar bebas dan tidak mau terikat jadwal.

Sudah capek jalan, ya kembali ke hotel.Capeknya hilang, berangkat lagi.

Negara Singapura memiliki sistem transportasi yang modern, cepat, tepat waktu, dan nyaman.Hal inilah yang memungkinkan kita bisa travelling sendiri tanpa bantuan travel agent.

art science museum

Bagaimana buat kita yang masih pemula.Bahkan belum pernah ke luar negeri sama sekali ??

Tips kali ini akan memberikan panduan selengkap-lengkapnya.Ditulis berdasarkan pengalaman pribadi yang sudah beberapa kali melakukan travelling pribadi tanpa ikut rombongan tour ke Singapura.

Transportasi yang digunakan selama di Singapura adalah MRT, taksi, dan Grab.
Di Singapura ada Grab dengan cara pesan sama persis seperti di Indonesia.Hanya pembayarannya yang cash, saya belum pernah tahu cara pembayaran lain di Grab selain dengan menggunakan uang tunai.

Penerbangan dari Indonesia ke Singapura

Indonesia ke Singapura dan sebaliknya adalah jalur padat yang selalu ada setiap hari dan bahkan beberapa kali sehari.Karena tidak hanya penumpang tujuan Singapura yang menggunakannya, namun juga penumpang menuju Hongkong, USA, Australia, Malaysia, Thailand, dan berbagai tujuan ke negara lainnya yang transit di Singapura.

Bahkan mau beli tiket mendadak sekalipun, tujuan ke Singapura hampir selalu ada di bandara-bandara international di Indonesia.




Setibanya di Singapura

Semua penerbangan internasional di Singapura akan turun di bandara Changi (Changi International Airport).Sebuah bandara yang pernah masuk sebagai bandara tercantik di dunia.
Yahh, memang sangat indah dan canggih.

Bandara Changi memiliki 3 Terminal yang diberi nama Terminal 1, Terminal 2, dan Terminal 3.

Antar terminal dihubungkan dengan Train Gratis yang berangkat setiap 10 menit sekali.Sehingga anda tidak perlu kuatir apabila pesawatn anda turun di Terminal 2, lalu anda harus berpindah ke terminal 3.

Apalagi sejak akhir tahun 2019 sudah mulai dicoba sistem imigrasi self service.Anda tinggal scan paspor dan scan sidik jari secara mandiri untuk masuk dan keluar Singapura.

Di bandara seperti halnya bndara lain, petunjuk sangat jelas.Kemana anda harus berjalan setelah turun dari pesawat menuju imigrasi.

Layanan imigrasi Singapura tersedia di semua Terminal.

Bgi yang baru pertama kali menginjakkan kaki di bandara Changi, tidak perlu kuatir.Yang penting tahu tujuannya mau kemana, ikuti saja petunjuk yang ada.Bandara Changi memiliki petunjuk yang lengkap dengan 3 bahasa (Mandarin, Inggris, dan Melayu).

Naik MRT dari Changi ke kota

Setelah melalui imigrasi, langkah selanjutnya adalah mencari petunjuk arah MRT.MRT berada di Terminal 3.
Bagi anda yang berada di Terminal 1 atau terminal 2, berpindahlah dulu ke Terminal 3.

universal studios singapore

Lalu ikuti arah petunjuk menuju MRT.

New MRT network map to be rolled out at all stations by Jan 31, 2020 -  TODAYonlinePeta Jalur MRT

Cara Naik MRT
1. Tentukan lokasi tujuan anda ada di Line warna apa ? Terdapat Line merah, hijau, orange, ungu, biru, dan abu-abu.
2. Ketahui posisi anda saat ini berada di line warna apa ? atau di stasiun MRT mana ?
3. Bila tujuan berbeda Line dengan lokasi anda sekarang, anda harus mencari dimana ada titik ketemunya dengan melihat peta.Dan anda harus turun di titik pertemuan line tersebut untuk oper ke Line warna tujuan.
4. Bila lokasi tujuan dan lokasi anda sekarang berada di line yang sama, tinggal naik saja MRT yang sedang menuju ke arah tujuan Anda, jangan sampai salah arah tujuan.Di setiap pintu naik MRT selalu ada petunjuk yang cukup jelas untuk arah tujuan MRT.

Cukup mudah bukan ?? Bahkan untuk orang yang awam sekalipun dan baru pertama kali naik MRT, peta MRT singapura dan semua petunjuk yang ada sangat mudah untuk dipahami.

Yang perlu diketahui adalah MRT menuju kota dari bandara Changi beroperasi mulai pk.05.30 pagi s/d pk.11.18 malam.
Di luar jam itu, pilihan anda adalah menggunakan taksi.

Harga tiket MRT menuju kota adalah SGD 2.Dan taksi antara SGD 28-35.
Tidak perlu takut dengan taksi di Singapura.Semua taksi menggunakan argometer yang jelas dan tidak ada tawar menawar ala borongan.

MRT yang menghubungkan antara bandara Changi ke dan dari kota adalah MRT Line Hijau.

Membaca Peta MRT Singapura – cukup mengenal peta MRT, anda sudah bisa menjangkau semua tujuan di Singapura menggunakan MRT

Semua daerah di Singapura dijangkau oleh MRT.Sarana transportasi yang murah, nyaman, bersih, dan aman.

MRT bisa diakses melalui stasiun-stasiun bawah tanah yang memiliki nama sendiri-sendiri dan tersebar di seluruh wilayah.

Selama ini saya dan keluarga suka menginap di daerah Bugis.Salah satu alasannya adalah letak Bugis yang berada di jantung kota dan bisa akses ke semua tujuan wisata menggunakan MRT dengan mudah.Mau belanja mudah, mau ke stasiun MRT mudah, mau jalan kaki kemana-mana mudah, mau makan ada tersedia banyak penjual makanan dari kelas murah sampai kelas mahal.

Ada 4 stasiun MRT yang biasa kami sekeluarga gunakan sebagai titik start berangkat dari hotel ke tujuan-tujuan wisata.Yaitu Dhobby Ghaut Station, Bugis Station, Bencoolen Station, dan Bras Basah station.

Dimana rekomendasi menginap di Singapura ?

Ada banyak hotel di Singapura yang menawarkan kamar keluarga.Namun kita harus siap budget agak lumayan.Bagi traveller yang hanya memanfaatkan hotel hanya sebagai tempat istirahat sejenak dan menomorduakan kenyamanan, ada beberapa pilihan.Tentunya ada lebih dari yang saya sebutkan disini.Hanya saja saya sebutkan yang pernah saya gunakan sebagai tempat menginap bersama keluarga.Sehingga benar-benar tidak rewel dengan jumlah tamu.

Karena sebagian besar hotel di Singapura memiliki aturan yang ketat tentang jumlah tamu yang diperbolehkan menginap di dalam satu kamar.

Salah satu yang tidak peduli dengan jumlah orang di dalam kamar adalah Ibis Bencoolen.Hotel yang terletak di Jl.Bencoolen dan dekat dengan Bugis Market ini tidak peduli berapa orang yang masuk ke dalam kamar.Asal anda mengatur sendiri bagaimana anda tidur.
Bahkan ketika saya bertanya apa diperbolehkan masuk 3 atau 4 orang, staff hotel hanya menjawab bahwa kamar mereka sangat kecil.

Dan ternyata benar, memang sangat kecil.Namun karena waktu itu saya pergi bertiga dengan istri dan satu anak saja.Anak saya satunya sedang kuliah di negeri tirai bambu.Maka saya masih bisa mengatur bagaimana cara kami tidur di dalam kamar.

Grand Pacific Hotel di Victoria Street dengan harga yang sedikit lebih tinggi dibanding Ibis Bencoolen juga merupakan hotel yang tidak terlalu mempermasalahkan berapa orang di dalam kamar asal kita mengatur sendiri.

Namun sama-sama di Victoria Street, tidak demikian dengan Hotel Red Doorz yang bersebelahan dengan Grand Pacific.Hotel Red Doorz benar0benar menghitung jumlah orang di dalam kamar dan mengenakan tarif per kepala untuk tambahan orang seperti layaknya hotel di Singapura pada umumnya.

Oh iya, setiap ke Singapura, kami selalu memilih menginap di kawasan Bugis dan sekitarnya.Karena pertimbangan membeli belanjaan dan oleh-oleh di Bugis Street dekat dan bisa sewaktu-waktu belanja.Sehingga tidak perlu ada hari khusus untuk belanja oleh-oleh.Ini salah satu cara kami memaksimalkan kunjungan wisata ke Singapura agar waktu bisa maksimal untuk rekreasi.Urusan belanja dan makan, tinggal jalan sebentar di sekitar hotel saja.
Bugis Street Market adalah salah satu kawasan belanja oleh-oleh khas Singapura yang cukup terkenal dan harganya relatif murah.Banyak toko fashion, souvenir, dan makanan. Deretan restaurant dan warung dengan harga terjangkau juga banyak pilihan.

Universal Studios Singapura

Keluarga dengan anak kecil berangkat wisata ke Singapura.Salah satu jadwal kunjungan pastinya ke Universal Studios.

Universal Studios bisa dijangkau dengan menggunakan MRT Line Ungu dan Line Orange.
Kedua Line tersebut tujuan akhirnya adalah Vivo City.Sebuah pusat perbelanjaan yang cukup besar yang menjadi tempat terhubungnya Harbour Front dan Sentosa Island (tempat Universal Studios berada).

Dari Vivo City, bisa memilih 3 Opsi menyeberang ke Sentosa Island untuk menuju Universal Studios.

Cara pertama yang paling sering kami lakukan adalah dengan berjalan kaki melewati jembatan sepanjang kira-kira 500 meter.Mnyeberang seperti ini bisa ditempuh dalam waktu 10-15 menit untuk tiba di Sentosa Island.

Cara kedua adalah dengan menggunakan Sentosa MRT.Cara ini pernah kami lakukan, namun kami lebih nyaman dengan cara berjalan kaki melewati jembatan.Karena sudah mencoba dan ternyata tidak jauh dan sepanjang perjalanan di jembatan bisa menikmati pemandangan yang indah dan berfoto-foto.

jembatan vivo city universal studios
Jembatan penghubung Sentosa Island dan Vivo City

Beberapa video kegiatan di Universal Studios Singapura :

Related posts