January 30, 2023
Unduh M-Paspor, Cara Membuat Paspor "Online" Lebih Cepat dan Mudah

Serem ….. beneran serem.

Saya kali ini bulan Maret 2022 mengurus paspor untuk ke 4 kalinya.Artinya sudah 1 kali mengalami urus paspor baru, ditambah 3 kali urus perpanjangan paspor.

Pertama kali membuat paspor di masa lalu, saya pakai calo.Yang kedua, saya mencoba mengurus sendiri.Tapi jujur, saat itu membuat kapok sehingga akhirnya pada perpanjangan berikutnya saya kembali pakai calo lagi.

Orang pakai calo tentu ingin semua lancar.Proses tidak berbelit-belit.Tidak lagi dokumen sudah lengkap masih diminta ini dan itu.Tidak lagi mengisi form yang panjang dan ribet.Tidak lagi antri panjang sampai ber jam-jam.Tidak lagi ada pertanyaan-pertanyaan yang mempersulit.

Tapi bagaimana jadinya kalau peran calo itu sudah tergantikan ?

Imigrasi benar-benar berbenah.Sekalipun masih ada kekurangan sedikit-sedikit itu wajar.Semoga ke depan bisa lebih diperbaiki lagi.

Tapi tanpa diperbaiki pun, kali keempat saya bikin paspor alias kali ke 3 perpanjangan karena habis masa berlaku … saya merasakan kemudahan yang luar biasa dan pelayanan yang bertaraf internasional.
Padahal di kantor imigrasi di kota seperti Malang.

PAKAI M-PASPOR …… GAMPANG BANGET

Setelah mendapat banyak masukan, protes, dan komplain habis-habisan di aplikasi yang sebelumnya, Imigrasi mulai berbenah dengan luar biasa.Kurang tahu saya kapan aplikasi M-Paspor mulai dikeluarkan menggantikan aplikasi gagal yang sebelumnya, tapi saya termasuk orang yang mungking mencoba menggunakan aplikasi M-Paspor ini dalam usia aplikasi yang masih kurang dari setahun.

Pengalaman apa yang saya dapat dari penggunaan pertama kalinya aplikasi M-Paspor ini ?

Setelah instal aplikasi M-Paspor di App Store.Kebetulan HP saya berbasis android, jadi saya pakai App Store.Yang pakai HP berbasis Mac atau yang lain, bisa menyesuaikan.
Saya mencoba mengikuti urutan prosesdur penisian data di aplikasi.

Mudah sekali sebetulnya, asal semua file yang menjadi persyaratan sudah tersedia di HP.

Memang agak panjang halaman form yang harus diisi.Kelemahannya itu.Pengisiannya panjang sekali dan masih sedikit bertele-tele.Saya mendaftarkan 1 keluarga 4 orang.Pengisian alamat setiap kali isi harus ketik 2 kali.Jadi total saya harus mengetik alamat lengkap saya sesuai KTP sampai 8 kali.

Saran untuk pengembang aplikasinya barangkali ikut membaca sharing ini, mungkin pengisian untuk 1 keluarga bisa didasarkan pada KK (Kartu Keluarga) dan terintegrasi dengan Catatan Sipil.Sehingga kalau 1 alamat, tidak perlu mengetik ulang alamat sampai berulang-ulang.

Karena saya masih baru pertama kali mencoba menggunakan aplikasi M-Paspor, mungkin masih lugu.Setelah mengetik ulang alamat berkali-kali dan capek, baru punya ide untuk copas.Kenapa dari tadi gak copas aja ?

Ternyata bisa di copy paste.

Kuncinya siapkan semua file yang diperlukan di HP.Karena aplikasi M-Paspor ini tidak ada versi web-nya.Atau siapkan dokumen-dokumennya untuk difoto.
Ketika memasukkan dokumen, bisa melalui upload file dokumen dari penyimpanan HP, atau bisa juga dengan memotret langsung dokumennya.

Cukup mudah, tapi panjang.Formnya ada 8 halaman.

Kalau dulu aplikasi yang lama kata orang sering gagal upload.Kadang sudah mengisi panjang-panjang lalu di ujung submit tiba-tiba dijawab gagal atau kuota penuh …. hai ini rasanya teriris.

Kalau di aplikasi M-Paspor ini sudah tidak lagi.Pengisian dan uplod saya berjalan lancar.

Aplikasi M-Paspor ini juga bisa digunakan untuk mengurus 1 keluarga atau rombongan.Cukup 1 Hp saja yang digunakan.asal nanti pas datang wawancara dan foto, pemegang HP harus ikut datang.Dan semua yang didaftarkan di 1 pendeftaran harus datang bersama-sama.

Ada tersedia tombol “Pengajuan lainnya” atau “Tambah Pengajuan” untuk menambahkan orang yang akan didaftarkan.

Selesaikan pengisian data untuk 1 orang, kemudian lanjut tekan tombol tersebut untuk megisi data orang berikutnya.

SETELAH PENGISIAN FORM M-PASPOR, BAGAIMANA SELANJUTNYA?

Setelah semua form diisi, saya mendapatkan pesan bahwa pengisian berhasil dan diminta melakukan pembayaran sampai mendapatkan kode billing.Kode billing inilah nantinya yang akan digunakan untuk melakukan pembayaran.

Pembayaran juga cukup mudah dengan banyak merchant yang telah bekerjasama.Ada di website imigrasi merchant mana saja yang bisa menjadi tempat pembayaran.Saya kebetulan memilih pakai Tokopedia.Prosesnya mudah seperti belanja online.

1.Buka aplikasi Tokopedia
2. Pilih fitur “Top Up Tagihan”
3. Pilih Menu “layanan Pemerintah”
4. Klik “Bayar Paspor”
5. Pilih bayar PNBP
6. Masukkan kode billing paspor
7. Klik Cek Tagihan dan selesaikan pembayaran

Sudah … begitu saja dan berhasil.

Lalu saya mendapatkan Surat dari Kanim yang harus dicetak dan dibawa ketika hari H wawancara dan foto.

Saya mendaftarkan 4 orang anggota keluarga saya.Jadi saya mendapatkan 4 kode billing dan melakukan pembayaran sebanyak 4 kali.Semuanya lancar dan cepat.

SETELAH PEMBAYARAN

Setelah pembayaran berhasil dilakukan, saya mendapatkan Surat dari Kanim.
Surat ini harus dicetak/di print dan dibawa saat hari H wawancara dan foto.
Bisa di download dalam bentuk file pdf.Lalu dicetak/di print.

Setelah itu proses terakhir adalah memilih hari dan jam kedatangan.
Tertera hari apa saja yang masih ada tempat kosong dan ada berapa jumlah tempat yang masih kosong.Ini yang biasanya disebut dengan mengambil nomer antrian.

Bebas dipilih dan masih bisa dirubah hingga H-1 selama nomer antrian masih tersedia.

HARI H DI KANTOR IMIGRASI KELAS I KOTA MALANG

Tibalah hari yang ditunggu-tunggu.Dimana saya sekeluarga berangkat ke kantor imigrasi.Kebetulan saya ambil nomor antrian pk.08.00 sampai pk.12.00.Setiap hari ada 2 periode antrian yang bisa dipilih pada waku memilih jadwal.Mau jam 08.00-12.00 atau 13.00-16.00.
Hari sabtu dan minggu mereka libur.

Kantor imigrasi kelas I Malang seperti biasa, parkir menjadi masalah.Karena sempit.Akhirnya saya parkir di pingir jalan dan dibantu oleh tukang parkir yang ada disana.Tidak dapat tempat di dalam area parkir yang disediakan oleh kantor imigrasi.

Setelah itu saya turun dan mulai masuk ke dalam kantor imigrasi.Karena masih pandemi, wajib pakai masker, cuci tangan atau pakai hand sanitizer yang disediakan.Fasilitas prokesnya cukup lengkap.

Ada petugas yang melayani di depan dan menanyakan keperluannya apa.Lalu ditanya apakah semua sura sudah lengkap ? apakah sudah bawa materai ?
Karena belum membawa materai, saya diminta membeli di koperasi yang letaknya cuma 3 jengkal langkah kaki dari posisi petugas tadi berdiri.Jadi sudah disesiakan toko yang melayani kemungkinan-kemungkinan adanya kelengkapan yang kurang.Toko mnyediakan layanan fotocopy juga.


Setelah membeli materai, saya bersama keluarga masuk ke dalam dan kembali ada petugas yang menyambut.Setelah saya menyampaikan keperluan akan melakukan perpanjangan paspor dan menunjukkan Surat dari Kanim yang sudah saya cetak/print, mereka dengan sigap membantu.

Semua proses berjalan cepat.Dan yang lebih membanggakan, kantor imigrasi kelas I Malang sudah mulai mempekerjakan kaum difabel.Seorang wanita muda difabel mencoba menawarkan bantuan kepada kami sekeluarga ketika kami mengisi data.Ada sebuah form yang diberikan untuk diisi, dan mereka sangat membantu.

Sebagai orang yang baru pertama kali mencoba menggunakan aplikasi M Paspor, saya tentu banyak bertanya.Tetapi yang luar biasa, saya melihat suasana yang jauh jauh jauh berbeda dengan apa yang saya rasakan 5 tahun yang lalu.

Seorang petugas bahkan yang melihat saya harus mengisi 2 form karena saya mengisikan juga untuk anak saya yang belum 17 tahun, mendatangi saya dan membantu mengisikan.Luar biasa dan salut dengan pelayanan di ruang penyambutan ini.

Kemudian setelah semua form kehadiran saya isi dibantu dengan petugas, saya mendapatkan nomor antrian untuk wawancara dan foto.Di ruang tunggu foto, sudah jauh sekali beda dengan 5 atau 7 atau 10 tahun yang lalu.
Ada AC, ada sofa, jaga jarak antar kursi, dan petugas-petugas yang ramah.

Dan proses berlanjut sampai saya dan satu per satu keluarga saya dipanggil nomor antriannya untuk masuk ke ruang foto.

Di ruang foto, seorang ibu yang bertugas melayani dengan sangat baik.Ditambah salah satu anak saya yang kebetulan diwawancara oleh seorang petugas pria ada kurang dokumen yang harus difotocopy.Saya kira akan diminta untuk fotocopy dulu di koperasi.Betapa terkejutnya saya ketika dia yang berdiri dan dia yang bantu fotocopykan. Anak saya tetap duduk menunggu sampai proses foto selesai.

Paspor saya akan selesai hari Rabu minggu depan, dan tulisan ini akan saya lanjutkan dengan sharing pengalaman mengambil paspor yang sudah jadi.

Serem….benar-benar serem dibanding 5 atau 10 tahun yang lalu.
Mudah dan gampang sekali.Dicoba saja.Saya juga awal coba-coba, diikuti langkahnya satu per satu dan ternyata gampang.Gak perlu pakai calo lagi.

AMBIL PASPOR LEWAT DRIVE THRU

Kantor Imigrasi Kelas I Malang menyediakan pengambilan Paspor melalui Drive Thru.Cukup di dalam mobil dan menuju loket ddrive thru yang langsung kelihatan begitu masuk ke dalam pagar kantor imigrasi.

Hanya sayangnya kemudahan yang seharusnya saya peroleh ini ternoda oleh adanya salah satu paspor anak saya yang laminatingnya rusak.Sehingga saya harus parkir setelah mengambil 3 paspor keluarga saya yang lain yang lancar-lancar saja.

Saya dipanggil masuk ke dalam untuk mengurus paspor yang laminatingnya rusak.

Saya ditawarkan untuk tetap menggunakan paspor yang laminatingnya rusak dengan catatan bahwa bila nantinya ada masalah di imigrasi bandara, diminta untuk menghubungi imigrasi Malang.
Wahhh,saya pikir iya kalau masalahnya di Indonesia.Kalau nanti masalahnya di luar negeri bagaimana.

Mengingat paspor tersebut adalah paspor elektronik dimana posisi chip ada di covernya.Kalau laminatingnya rusak dan gak terbaca nanti kan bisa jadi masalah.

Akhirnya saya putuskan untuk membuat baru lagi.Gratis karena ini kesalahan dari pihak imigrasi, khususnya mungkin petugas bagian laminating yang kurang teliti dan kurang melakukan quality control.

Namun saya harus kembali lagi untuk mengajak anak saya foto ulang.Entah kenapa harus foto ulang, padahal kan sudah foto dan mestinya fotonya masih ada. Sehingga bisa mempersingkat proses saya wira wiri.
Kalau tidak foto ulang kan cuma sekali saja yaitu waktu ambil paspor pengganti.
Karena harus foto ulang, jadi harus PP 2 kali lagi ke kantor imigrasi.

Di tengah kemudahan dan kecanggihan yang sudah diupayakan, semoga hal seperti ini tidak terjadi lagi.Mungkin dimulai dari proses Quality Control oleh pihak internal yang bagian penerbitan paspor.Kalau ada masalah bisa langsung diganti dulu, sehingga ketika diambil sudah siap.

Kalau tidak masalah ini seharusnya sudah beres dan salut dengan banyaknya perbaikan kinerja di kantor imigrasi kelas I Malang.

FASILITAS DRIVE THRU DI KANTOR IMIGRASI MALANG

Akhirnya setelah foto ulang paspor salah satu anak saya pada tanggal 24 Maret 2022, hari Rabu tanggal 30 Maret 2022 paspor sudah selesai dan bisa diambil.

Saya mengambil di Fasilitas Drive Thru.Tetapi setelah petugas drive thru agak lama mengecek, ternyata saya diinfokan kalau harus parkir dulu lagi.Karena datanya belum ditemukan.
Tapi kali ini tidak sampai dipanggil masuk ke dalam lagi.Saya diminta menunggu sebentar di halaman parkir agar antrian drive thru bisa jalan terus.

Sempat dag dig dug.Koq ada begini lagi.Tapi untungnya cuma sebentar.Kelihatannya mapnya belum diterima oleh petugas layanan pengambilan paspor.

Akhirnya sesaat kemudian saya diapnggil untuk mendekat lagi di loket drive thru.Dan paspor anak saya sudah selesai dengan baik.
Lega rasanya.

Lalu petugas memberikan satu handy bag sebagai kenangan dan permintaan maaf.Isinya lumayan, ada mug, set sendok garpu, dan hand sanitizer :

Cuma jujur semua sudah cukup baik.Bahkan jauh lebih mudah daripada lewat calo.
Saya tetap apesiasi terhadap layanan kantor imigrasi.Jauh pesat berkembang semakin baik.
Walaupun masih ada sedikit-sedikit kendala seperti WA Layanan yang lama sekali replynya.Kalau tidak ditanya ulang, pertanyaan sebelumnya lambat direspon.Mungkin yang tanya banyak, teamnya sedikit.
Informasi bahwa paspor kalau selesai akan dihubungi, tetapi tidak dihubungi.

Namun sistem layanan secara keseluruhan sangat baik dan memudahkan.

Terima kasih Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia yang telah berhasil membawa imigrasi menjadi bertaraf internasional.Tidak lagi kotor dan penuh calo.
Tanpa calo pun dibuat semuanya mudah.
Di saat lembaga pemerintahan yang lain masih berusaha tanpa calo tetapi menjadi semakin ribet dan mempersulit, imigrasi sudah selangkah lebih maju.

Baca juga :
Sharing Pengalaman Mengurus Perubahan / Pembetulan Nama Redaksional (Kurang 1 Huruf Saja pada nama) di Dispendukcapil