February 25, 2024
tabulampot

Tabulampot atau tanaman buah dalam pot adalah tanaman buah yang ditanam di dalam pot.

Tabulampot dapat menjadi pilihan yang baik bagi Anda yang memiliki lahan terbatas untuk menanam buah.

Agar tabulampot berbuah lebat, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yaitu pemilihan pot, media tanam, bibit tanaman, perawatan tanaman, dan pemupukan.

tabulampot

Berikut adalah panduan lengkap untuk menanam tabulampot agar berbuah lebat:

1. Pilih pot yang tepat

Pot untuk tabulampot harus memiliki ukuran yang cukup besar untuk menampung akar tanaman.

Pot juga harus memiliki lubang drainase di bagian bawah untuk mencegah akar tanaman terendam air.

Bahan pot yang dapat digunakan untuk tabulampot adalah pot tanah liat, pot plastik, dan pot semen.

Pot tanah liat adalah bahan pot yang terbaik untuk tabulampot karena dapat menjaga kelembaban tanah dan memiliki pori-pori yang baik untuk aerasi akar.

Namun, pot tanah liat lebih berat dan mudah pecah.

Pot plastik lebih ringan dan tidak mudah pecah, tetapi pot plastik tidak dapat menjaga kelembaban tanah dengan baik.

Pot semen juga memiliki kelebihan yang sama dengan pot tanah liat, tetapi pot semen lebih berat dan sulit untuk dipindahkan.

2. Gunakan media tanam yang subur

Media tanam untuk tabulampot harus subur dan memiliki drainase yang baik.

Media tanam yang dapat digunakan untuk tabulampot adalah campuran tanah, pupuk kandang, dan sekam padi.

Anda juga dapat menambahkan pasir atau perlite ke dalam media tanam untuk meningkatkan drainase.

3. Pilih bibit tanaman yang unggul

Bibit tanaman yang unggul adalah bibit tanaman yang berasal dari varietas yang baik dan memiliki pertumbuhan yang sehat.

Anda dapat membeli bibit tabulampot di toko pertanian atau pembibitan tanaman.

Saat memilih bibit tabulampot, perhatikan kondisi akar dan batang tanaman.

Akar tanaman harus dalam kondisi yang baik dan tidak rusak. Batang tanaman harus tegak dan tidak bengkok.

4. Lakukan perawatan tanaman secara rutin

Perawatan tanaman tabulampot meliputi penyiraman, pemupukan, dan pemangkasan.

Penyiraman: Tabulampot perlu disiram secara rutin, terutama saat cuaca panas.

Anda dapat menyiram tabulampot saat media tanam mulai mengering.

Pemupukan: Tabulampot perlu diberi pupuk secara rutin untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tanaman.

Anda dapat menggunakan pupuk kandang, pupuk kompos, atau pupuk kimia untuk tabulampot.

Salah satu yang Terbaik dan dari pengalaman telah saya buktikan sendiri adalah Pupuk Humat Jitu Racikan yang bisa dibeli disini – Klik !!

Pemangkasan: Pemangkasan dilakukan untuk membuang cabang-cabang yang tidak produktif dan menjaga bentuk tanaman.

Pemangkasan juga dapat dilakukan untuk memicu pertumbuhan bunga dan buah.

5. Lakukan pemupukan tabulampot secara tepat

Pemupukan adalah salah satu faktor penting yang menentukan keberhasilan penanaman tabulampot.

Pemupukan yang tepat dapat membuat tabulampot berbuah lebat.

Untuk membuat tabulampot berbuah lebat, Anda dapat menggunakan pupuk NPK dengan perbandingan 15:15:15.

Pupuk NPK dapat diberikan setiap 2 minggu sekali.

Selain pupuk NPK, Anda juga dapat menggunakan pupuk organik untuk tabulampot, seperti pupuk kandang atau pupuk kompos.

Pupuk organik dapat diberikan setiap 1 bulan sekali.

Baca juga :
Pupuk Humat Jitu Penambah Kesuburan Tanah dan Meningkatkan Imunitas Tanaman – Klik Disini !!!

Tips tambahan untuk membuat tabulampot berbuah lebat:

  • Pilih jenis tanaman tabulampot yang cocok untuk ditanam di pot. Beberapa jenis tanaman tabulampot yang mudah berbuah lebat, antara lain cabai, tomat, terong, jeruk nipis, dan mangga mini.
  • Letakkan tabulampot di tempat yang terkena sinar matahari langsung. Sebagian besar tanaman tabulampot membutuhkan sinar matahari langsung untuk berbuah lebat.
  • Siram tabulampot secara rutin, terutama saat cuaca panas. Jangan biarkan media tanam tabulampot terlalu kering atau terlalu basah.
  • Berikan pupuk secara rutin untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tanaman. Anda dapat menggunakan pupuk NPK atau pupuk organik untuk tabulampot.
  • Lakukan pemangkasan secara rutin untuk membuang cabang-cabang yang tidak produktif dan menjaga bentuk tanaman. Pemangkasan juga dapat dilakukan untuk memicu pertumbuhan bunga dan buah.

Dengan mengikuti panduan di atas, Anda dapat menanam tabulampot agar berbuah lebat.