Meraup Rupiah di Masa Pandemi Covid-19 dengan Usaha Makanan Olahan

Sejak bulan Maret tahun 2020 yang lalu, negeri kita tercinta menjadi salah satu negara yang terdampak oleh pandemi Covid-19.

Salah satu dampak yang paling terasa adalah bagi dunia usaha.Dunia usaha banyak yang tidak mampu bertahan akibat omzet yang tiba-tiba turun drastis.Bahkan tidak lagi dapat memberikan penghidupan bagi karyawannya.

Namun di tengah keputus asaan, selalu ada harapan baru.Banyak juga usaha yang akhirnya berpeluang sukses di masa pandemi.

Salah satunya adalah usaha makanan olahan.

Hasil gambar untuk vacuum bag

Tidak beraninya sebagian besar masyarakat untuk keluar rumah dan tuntutan pemerintah dimana masyarakat diminta kerja dari rumah atau Work from Home membuat salah satu alternatif untuk membeli makanan adalah menyimpan makanan olahan siap masak di dalam kulkas / freezer.

Beberapa kawan saya yang bahkan sebelumnya saya kenal adalah seorang pengusaha besar, mulai melirik usaha makanan olahan.
Tidak sedikit pula yang terkena PHK dari tempat kerjanya akibat pandemi, memilih usaha olahan makanan untuk menyambung hidup.

Bahkan ada yang awalnya hanya iseng sekedar menyambung hidup, kini sukses dan beralih usaha menjadi pengusaha makanan olahan.

Baca juga : Mesin kemasan vakum – modal utama usaha makanan olahan

Sejak menghadapi pandemi, banyak ibu-ibu yang biasanya setiap hari rutin ke pasar, kini tidak lagi.Mereka memilih belanja secara online dan diantar kurir.

Seperti artikel yang lain, saya selalu berbagi pengalaman pribadi yang saya rasa akan bermanfaat bagi sebagian pembaca tulisan blog ini.

Beberapa kawan pemilik restaurant bahkan kini lebih aktif melayani pesanan online daripada menunggu orang datang makan di restaurannya.

Pembatasan jam buka, jumlah pengunjung akibat aturan PSBB menambah sulitnya usaha restaurant yang menunggu orang datang untuk makan.
Kini diantara semua pemilik restaurant yang saya kenal, tidak hanya menyediakan masakan jadi.Namun juga masakan siap masak yang dapat dimasak sendiri di rumah.

Banyak konsumen yang berpendapat bahwa mengolah makanan sendiri di rumah jauh lebih aman dan terjaga.Upaya melindungi keluarga tidak bisa ditawar.

Inilah yang menjadi sebuah peluang pasar baru bagi usaha makanan olahan, terutama makanan olahan kemasan yang harus melalui proses dimasak atau dipanaskan dulu sebelum dimakan.

Related posts